Senin, 19 Oktober 2015

Karena Mereka Investasi Kita Semua,,,

Subuh pagi itu terasa berbeda. Empat baris lebih untuk jamaah puteri dan tiga baris untuk jamaah putra. namun bukan orangtua sebagaimana yang kerap menyemarakkan masji, bukanpula pemuda, melainkan anak-anak.

Anak-anak yang selama ini hanya dianggap mengganggu kerapian shaf, malah menjadi pengisi utama shaf. Apakah kita tidak malu dengan mereka?

Hari Ahad lalu, bukan sekadar hari Ahad seperti biasanya. Ada jalan-jalan pagi antara anak dan orangtua di Betakan. Orangtua yang selama ini sibuk dengan urusan pekerjaan memiliki waktu sekitar satu jam untuk bercengkrama dengan mereka. membicarakan hal-hal yang sederhana seperti arah jalan atau sekadar anak bercerita. Semakin jarang kami menyaksikan orangtua terlibat secara langsung dengan proses pendidikan anak. Banyak yang menyerahkan kepada sekolah atau taman pendidikan Al Qur'an. Tapi juga tak jarang sekolah yang membangun tembok tinggi yang membatasi keterlibatan orangtua dalam proses pendidikan anak di sekolah.

Itulah yang mendasari kami, selain sebagai pengingat untuk kita semua tanggal 1 Muharam juga untuk mendekatkan diri antara anak-anak dan orangtua. Merekalah suatu hari yang menyemarakkan masjid, mengisi dengan berbagai kegiatan kreatif dan inovatif. Merekalah investasi kita semua,,







©Naviah 

Jumat, 18 September 2015

Senja Menuju Malam ..

senja terlewati, dan sang rembulan hampir menampakan diri. adzan telah bersuarau mengajak para insan tunaikan rukun islam ke-2. tepat setelah shalat maghrib generasi penerus(anak anak)  desa ini berkumpul dengan alas tikar hangat dipadu angin sejuk nan segar dengan tempat yang nyaman yaitu Masjid Annur Betakan. "Ono acara opo le ? kog cah cilik e akeh ?" ,dengan senyum tanya seorang bapak lansia yang masih sregep sholat di Masjid. " TPA malam pak ", jawab salah satu pendamping tpa.

angka 06.15 PM sudah mengenai jarum dan pembukaan untuk pertama kali. mereka(anak2) menghadap kebarat dengan MC-Sekaligus pengarah dari kak siwi dan kak sasa dengan penuh idenya beliau-beliau, untuk merangkai acara ini. Entah pukul berpa saat itu tapi, lumayan banyak anak-anak yang hadir kemudian terbangunlah dengan kokoh dan tahan goyah kelompok kecil dengan masing pembimbing. 

Next, Surat Annas kita ucapkan bersama-sama, dari tanda bacanya, cara bacanya, nge-tes hafalannya, dan dengan sisipan obrolan. ternyata respon dari mereka sangat pesat, adaptsaipun mudah.

adzan berkumandang, yuuk sholat dulu, tpi jangan pulang dulu :D, adik2 sudah berwudlu( Than, Sholat isya' ).
Next, adik-adik sudah berkumpul, pembimbingnya juga, makanan sudah tersedia tapi belum berdo'a akan makan, Sebelum kita makan marilah kita berdo'a. 1 2 3. adik2 pembimbing mereka  jadi satu saat acara makan, tawa   canda  semangat   gembira  merekalah yang muncul.

Do'a penutup majlis, Finally mereka pun menuju tempat dimana bersama orang tua mereka.
pembimbing beresi tikar dan..

berilmu bermanfaat Terimakasih :D